Sabtu, 11 Oktober 2014

TIPS USAHA LAPANGAN FUTSAL

Wirausaha sejati senantiasa berorientasi untuk mengembangkan usahanya. Hak laba bersih yang mereka peroleh cenderung diinvestasikan kembali untuk mengembangkan usaha dan bukan dinikmati untuk dikonsumsi. Tipikal tersebut melekat pada saudara dan virus wirausaha sedang menjalari semangat saudara. Menurut saya, investasi pada bisnis Futsal layak (feasible) untuk dijalankan, baik dari kajian aspek pasar, teknis, sumberdaya manusia (SDM), keuangan maupun sosial. Hal yang perlu menjadi perhatian dan dikaji lebih dalam adalah rencana saudara menggunakan pinjaman bank. Beberapa pertimbangan yang memperkuat kelayakan investasi pada bisnis futsal, antara lain: Aspek Teknis dan SDM, jasa penyediaan lapangan futsal secara teknis tidak sulit mengoperasionalkannya dan SDM yang terlibat tidak banyak dan juga tidak perlu dengan latar belakang pendidikan tinggi, yang utama adalah keramahtamahan karyawan (hospitality). Administrasi keuangan mudah dikontrol (risiko karyawan curang kecil), arus kas stabil sehingga prediksi arus kas masuk relatif akurat (penting bila modal berasal dari pinjaman dengan angsuran bulanan tetap). Aspek pasar, Olahraga dalam ruangan (indoor) semakin diminati masyarakat karena semakin minimnya lahan terbuka yang dapat dimanfaatkan untuk berolahraga. Begitu juga Bisnis jasa menyewakan lapangan futsal sekarang sedang booming dan akan terus berkembang seiring dengan kesadaran masyarakat untuk hidup sehat. Futsal memberikan dua manfaat sekaligus, dapat menikmati permainan yang menyehatkan dan sekaligus menghibur. Apalagi dari kacamata kawula muda yang berpendapat kesehatan tidak hanya didapat dari berkunjung ke dokter atau rumah sakit tapi juga dapat diperoleh dari tempat hiburan. Bisnis ini belum jenuh di daerah daerah, memiliki pasar potensial yang relatif besar dan pasar yang menjanjikan. Hubungan dengan pengguna jasa (konsumen) dapat tercipta dalam jangka panjang.. Mereka puas dan bugar maka akan muncul ikatan emosional untuk kembali menggunakan lapangan yang sama. Apalagi bila saudara menyediakan fasilitas ruang istirahat/penonton dan ruang toilet dalam jumlah cukup serta menjaga kebersihan dan kesegarannya dengan seksama, jangan lupa akses free-wifi dan ajang kompetisi. Aspek keuangan dengan prediksi moderat 8 jam penggunaan x 2 lapangan @ Rp.125.000,- potensi pendapatan Rp. 2juta per hari atau Rp.60juta per bulan (diluar pendapatan dari penjualan softdrink, camilan, asesoris). Setelah dikurangi biaya opersional diperkirakan laba usaha kisaran Rp.40juta per bulan. Likuiditas (kemampuan memenuhi kewajiban jangka pendek) dari bisnis ini terjaga, termasuk bila sumberdana menggunakan pinjaman bank. Saudara kalkulasi kewajiban membayar angsuran pinjaman bank, bila besarannya sekitar Rp.30juta per bulan, sumberdana bank tersebut bisa digunakan. Hanya saran saya, lebih baik memanfaatkan penghasilan dari rumah makan untuk diinvestasikan pada usaha sewa lapangan futsal sebagai sumberdana utama, sehingga risiko finansial menjadi kecil. untuk lebih baik kedepannya usahakan agar mencari lokasi yang strategis dan yang terpenting adalah layanan yang baik agar penyewa lapangan merasa nyaman dan betah

Selasa, 07 Oktober 2014

apa itu futsal

Dalam artikel ini saya membuat bahasan tentang olahraga futsal yang di era sekarang ini sangat populer. Pokok-pokok dari bahasannya meliputi: Sejarah olahraga Futsal, teknik dalam olahraga Futsal, Kelebihan Olahrag Futsal dan terakhir yaitu kekurangan olahraga Futsal.  Olahraga ini digemari dari berbagai kalangan, dari mulai anak-anak sampai orang dewasa dan bahkan juga sampai yang tua. Umumnya olahraga ini dimainkan oleh kaum pria. Itu hanya sekilas paparan tentang olahraga futsal, untuk lebih lengkapnya akan dibahas pada pokok-pokok bahasan yang sudah tertera diatas.

v  DEFINISI FUTSAL
Sebelum membahas sejarah dari olahraga futsal ini, alangkah baiknya kita mengutahui pengertian dari olahraga futsal itu sendiri. Futsal adalah permainan bola yang dimainkan oleh dua tim, yang masing-masing beranggotakan lima orang. Tujuannya adalah memasukkan bola ke gawang lawan, dengan memanipulasi bola menggunakan kaki. Selain lima pemain utama, setiap regu juga diizinkan memiliki pemain cadangan. Tidak seperti permainan sepak bola dalam ruangan lainnya, lapangan futsal dibatasi garis, bukan net atau papan.
Ø  Lapangan
1.     Ukuran: panjang 25-43 m x lebar 15-25 m
2.   Garis batas: garis selebar 8 cm, yakni garis sentuh di sisi, garis gawang di ujung-ujung, dan garis melintang tengah lapangan; 3 m lingkaran tengah; tak ada tembok penghalang atau papan
3.     Daerah penalti: busur berukuran 6 m dari masing-masing tiang gawang
4.     Titik penalti: 6 m dari titik tengah garis gawang
5.     Titik penalti kedua: 10 m dari titik tengah garis gawang
6.     Zona pergantian: daerah 5 m (5 m dari garis tengah lapangan) pada sisi tribun dari pelemparan
7.     Gawang: tinggi 2 m x lebar 3 m
8.     Permukaan daerah pelemparan: halus, rata, dan tak abrasif

Ø  Bola
1.     Ukuran: 4
2.     Keliling: 62-64 cm
3.     Berat: 0,4 - 0,44 kg
4.     Lambungan: 55-65 cm pada pantulan pertama
5.     Bahan: kulit atau bahan yang cocok lainnya (yaitu bahan tak berbahaya)
Ø  Jumlah pemain (per tim)
1.     Jumlah pemain maksimal untuk memulai pertandingan: 5, salah satunya penjaga gawang
2.     Jumlah pemain minimal untuk mengakhiri pertandingan: 2 (tidak termasuk cedera)
3.     Jumlah pemain cadangan maksimal: 7
4.     Jumlah wasit: 2
5.     Jumlah hakim garis: 0
6.     Batas jumlah pergantian pemain: tak terbatas
7.     Metode pergantian: "pergantian melayang" (semua pemain kecuali penjaga gawang boleh memasuki dan meninggalkan lapangan kapan saja; pergantian penjaga gawang hanya dapat dilakukan jika bola tak sedang dimainkan dan dengan persetujuan wasit)
8.     Dan wasit pun tidak boleh menginjak arena lapangan , hanya boleh di luar garis lapangan saja , terkecuali jika ada pelanggaran-pelanggaran yang harus memasuki lapangan
Ø  Lama permainan
1.     Lama normal: 2x20 menit
2.     Lama istiharat: 10 menit
3.     Lama perpanjangan waktu: 2x10 menit (bila hasil masih imbang setelah 2x20 menit waktu normal)
4.     Ada adu penalti (maksimal 5 gol) jika jumlah gol kedua tim seri saat perpanjangan waktu selesai
5.     Time-out: 1 per tim per babak; tak ada dalam waktu tambahan
6.     Waktu pergantian babak: maksimal 10 menit